Minggu, 18 Desember 2011

Apa ya , yang terjadi di internet selama 60 detik? ketahuilah DISINI!

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1-6lf6JaX7SUasZEDMsyCiTg4J7cvKP55WQVbd9zm7lI2nHC0LhyIsxd98tcVCdX5u_r-bZjzn-7SyX25J0ePlqFhY-vVEvK0SNMrzdWN6k6Q0zVIthClvcxzNE1VUL-2hYjnxJYGnM0/s1600/1.jpg

Apa yang terjadi jika kamu tidak terkoneksi dengan internet selama 60 detik? dan apa saja yang terupdate hanya dalam kurung waktu 1 menit tersebut? dan inilah beberapa hal yang akan kamu lewatkan hanya dalam 1 menit :
  • 1500+ postingan di blog
  • 98,000 twit terbaru
  • 12,000 iklan terbaru di craiglist(FJB Terbesar)
  • 20,000 postingan terbaru di Tumblr
  • 600 video terbaru di Youtube
  • 70 Domain Didaftarkan
  • 13,000 Aplikasi iPhone telah diunduh
  • 320 Akun Twitter terbaru
  • 100 Akun Linkedin terbaru
  • 6,600 Foto dipublish di Flickr
  • 125 Plugin WordPress terunduh
  • 50 Core WordPress terunduh
  • 79,364 Wall terkirim di Facebook
  • 695,000 Status Facebook diupdate
  • 510,040 Komentar muncul di Facebook
  • 1,700 Aplikasi Mozilla Firefox terunduh
  • 694,445 kata dicari di Google
  • 168 Juta Email terkirim
  • 60 Blog terbaru dibuat
  • 40 Pertanyaan di Yahoo answer dan 100 jawaban diberikan
  • 1,600 Orang Membaca di Scribd
  • 1 Kata terdefinisi di Urban Dictonaries
  • total 370,000 menit telepon di Skype
  • 13,000 jam musik streaming di Pandora
Seperti itulah yang terjadi di internet selama 60 detik, dan kamu sekarang telah tahu kenapa 1 menit begitu berharga di dunia maya.

PESAWAT TERNYATA BISA MENYEBABKAN HUJAN ES

Mungkin Anda pernah menyaksikan hujan salju atau hujan es turun di kota-kota atau di pelosok Indonesia. Ternyata, fenomena itu bukanlah hal yang aneh dan sudah ada penjelasannya.

http://yudiworld.com/wp-content/tiket%20pesawat%20murah.jpg

Saat sedang duduk di kabin, dengan sandaran kursi berdiri tegak serta meja makan di hadapan Anda dalam posisi terkunci, pesawat yang Anda tumpangi bisa jadi sedang memicu kejadian tak lazim, misalnya seperti hujan es.

Andrew Heymsfield, mikrofisikawan dari National Center for Atmosfpheric Research di Boulder, Colorado, menemukan bahwa pesawat bisa menyebabkan lubang di awan dan mengubah cuaca daratan di bawahnya. Seperti dikutip dari Discovermagazine, kristal es tidak terbentuk dengan mudah. Sama halnya dengan titik-titik uap air yang tetap dalam bentuk asalnya, meskipun atmosfir di sekitarnya mencapai jauh di bawah titik beku. 

Menurut Heymsfield, pesawat yang memasuki awan yang super dingin setelah mereka tinggal landas atau sebelum mendarat bisa menyebabkan gangguan yang dapat membekukan titik-titik uap air tersebut secara instan. “Ketika mesin turboprop milik pesawat memaksa air di belakang sirip-sirip propeller atau ketika mesin jet menyebabkan udara lembab mengalir di bawah sayap agar memberi daya angkat pada pesawat, udara kemudian menyebar dan mendingin,” ujar Heymsfield. Salah satu dari efek yang ditimbulkan pesawat itu, kata Heymsfield, bisa menurunkan temperatur udara hingga lebih dari satu derajat. “Ini seketika akan membekukan titik-titik air di awan,” kata Heymsfield. “

Titik air ini dengan cepat akan membentuk kristal es yang keluar dari awan sebagai salju,” ucapnya. Heymsfield menyebutkan, fenomena ini sedikit menjelaskan terjadinya keterlambatan pesawat di musim dingin yang belakangan banyak terjadi.
“Efek utama dari kejadian ini adalah berubahnya curah hujan lokal,” tutur Heymsfield. “Di sekitar bandara, khususnya di musim dingin, lebih banyak salju yang turun dibandingkan di kawasan lain”.

Al-Khawarizmi (Penemu Angka Nol)


Dunia Eropa / Barat dari dulu sampai dengan sekarang sepertinya mengklaim bahwa Gudang Ilmu Pengetahuan berasal dari kawasan Eropa / Barat tapi tahukah anda, sejatinya asal Gudang Ilmu Pengetahuan berasal dari kawasan Timur Tengah yaitu Mesopotamia yang menjadi peradaban tertua di dunia.
Masyarakat dunia sangat mengenal Leonardo Fibonacci sebagai ahli matematika aljabar. Namun, dibalik kedigdayaan Leonardo Fibonacci sebagai ahli matematika aljabar ternyata hasil pemikirannya sangat dipengaruhi oleh ilmuwan Muslim bernama Muhammad bin Musa Al Khawarizmi. dia adalah seorang tokoh yang dilahirkan di Khiva (Iraq) pada tahun 780. Selama ini banyak kaum terpelajar lebih mengenal para ahli matematika Eropa / Barat padahal sejatinya banyak ilmuwan Muslim yang menjadi rujukan para ahli matematika dari barat


Selain ahli dalam matematika al-Khawarizmi, yang kemudian menetap di Qutrubulli (sebalah barat Bagdad), juga seorang ahli geografi, sejarah dan juga seniman. Karya-karyanya dalam bidang matematika dimaktub dalam Kitabul Jama wat Tafriq dan Hisab al-Jabar wal Muqabla. Inilah yang menjadi rujukan para ilmuwan Eropa termasuk Leonardo Fibonacce serta Jacob Florence.
Muhammad bin Musa Al Khawarizmi inilah yang menemukan angka 0 (nol) yang hingga kini dipergunakan. Apa jadinya coba jika angka 0 (nol) tidak ditemukan coba? Selain itu, dia juga berjasa dalam ilmu ukur sudut melalui fungsi sinus dan tanget, persamaan linear dan kuadrat serta kalkulasi integrasi (kalkulus integral). Tabel ukur sudutnya (Tabel Sinus dan Tangent) adalah yang menjadi rujukan tabel ukur sudut saat ini.
al-Khawarizmi juga seorang ahli ilmu bumi. Karyanya Kitab Surat Al Ard menggambarkan secara detail bagian-bagian bumi. CA Nallino, penterjemah karya al-Khawarizmi ke dalam bahasa Latin, menegaskan bahwa tak ada seorang Eropa pun yang dapat menghasilkan karya seperti al-Khawarizmi ini.

Maskapai Penerbangan Thailand Pekerjakan Pramugari Transgender

PC Air
Sebuah maskapai penerbangan baru di Thailand yaitu PC Air telah mempekerjakan pramugari transeksual.
Awalnya PC Air yang berencana terbang melayani rute di seluruh Asia hanya ingin mempekerjakan pramugari pria dan wanita saja. Namun mereka berubah pikiran setelah menerima lebih dari 100 lamaran pekerjaan dari waria dan transeksual.
Pramugari Transgender
(dari kiri ke kanan) Nathatai Sukkaset, Dissanai Chitpraphachin, Phuntakarn Sringern dan Chayathisa Nakmai menyapa para penumpang dalam tradisi Thailand
PC Air
Presiden PC Air Peter Chan (ketiga dari kiri) saat upacara peresmian penerbangan
Maskapai tersebut kemudian memilih empat orang transgender bersama dengan 19 perempuan dan 7 laki-laki sebagai pramugari. Patra wanita transgender ini adalah Dissanai Chitpraphachin, Chayathisa Nakmai, Phuntakarn Sringern dan Nathatai Sukkaset .
Sekarang mereka telah membuat perjalanan pertama mereka pada penerbangan dari Bandara Suvarnabhumi di Bangkok ke provinsi Surat Thani, di Thailand Selatan.
Pramugari transgender
Chayathisa Nakmai menjelaskan prosedur keselamatan sesaat sebelum penerbangan pertama maskapai PC Air
Phuntakarn Sringern
Pramugari transeksual Phuntakarn Sringern menyajikan makanan
Dikutip dari Mail Online, maskapai penerbangan tersebut mengatakan bahwa selama proses wawancara, kualifikasi untuk pramugari transgender sama seperti pramugari perempuan, dengan ketentuan tambahan bahwa cara berjalan dan berbicara mereka seperti seorang wanita, dan memiliki suara yang feminin.
pramugari transgender
Nathatai Sukkaset (kanan), dan Phuntakarn Sringern melayani minuman ringan kepada penumpang
pramugari waria
Meskipun sangat sedikit diskriminasi terhadap para wanita transgender di Thailand, mereka tidak resmi diakui sebagai perempuan
Meskipun sangat sedikit diskriminasi terhadap para wanita transgender di Thailand, mereka tidak resmi diakui sebagai perempuan dan dalam kartu identitas mereka akan selalu tertulis ‘pria’.
Peter Chan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...