Selasa, 13 Desember 2011

Pepesan Ini Bernama Kereta!! Setiap Hari 1000 Penduduk Jakarta Menaruhkan Nyawanya Di Sini !!

Ratusan penumpang kereta listrik tujuan Bogor-Jakarta bergelantungan dan duduk di atas gerbong kereta saat melintas di kawasan Kalibata, Jakarta (12/13). Sistem Lub Line belum efektif memberikan kenyamanan pengguna kereta api. TEMPO/Subekti



Penumpang kereta listrik tujuan Bogor-Jakarta memadati atap gerbong dan bergelantungan di pintu kereta yang melintas di kawasan Kalibata, Jakarta (12/13). Sistem Lub Line belum efektif memberikan kenyamanan pengguna kereta api. TEMPO/Subekti



Penumpang kereta listrik tujuan Bogor-Jakarta bergelantungan di pintu kereta yang melintas di kawasan Kalibata, Jakarta (12/13). Sistem Lub Line belum efektif memberikan kenyamanan pengguna kereta api. TEMPO/Subekti



Sejumlah penumpang kereta listrik memadati atap gerbong tujuan Bogor-Jakarta saat kereta yang ditumpangi melintas di kawasan Kalibata, Jakarta (12/13). Sistem Lub Line belum efektif memberikan kenyamanan pengguna kereta api. TEMPO/Subekti



Seorang anak berdiri di pintu saat kereta yang ditumpanginya memasuki stasiun Kalibata, Jakarta (12/13). Sistem Lub Line belum efektif memberikan kenyamanan pengguna kereta api. TEMPO/Subekti

Wallpaper Memukau yang Dibuat Menggunakan Spidol Permanen

wallpaper ini adalah hasil karya dari seniman Jerman Heike Weber, yang menggunakan spidol permanen untuk menggambar pola indah di lantai dan dinding.
Wallpaper Heike Weber
Instalasi seni yang disebut Utopia ini telah mengubah sebuah apartemen kusam dan suram di Neumünster menjadi sebuah lanskap surealis dengan kedalaman visual dan kompleksitas.
Weber menghasilkan lingkungan tiga-dimensi yang memukau ini dengan menggambar pola aneh pada lembaran kertas, dan kemudian memindahkan pola tersebut ke langit-langit, lantai dan dinding ruangan itu.
Heike Weberpermanent marker Wallpaper
Heike WeberHeike Weber


Piring Langka Dari Zaman Renaisans Dilelang Seharga Rp 5,5 Milliar!

Piring yang satu ini mungkin sesuatu yang harus anda simpan dan jauhkan dari mesin pencuci piring, karena anda tentunya tak ingin memecahkan suatu benda yang berharga lebih dari Rp 5,5 miliar.
Ini merupakan piring dari zaman Renaisans yang langka, dan berhasil terjual di lelang dengan harga 391.250 pound atau Rp 5,535,428,000 milliar.
Piring keramik MaiolicaFrancesco Xanto Avelli
Piring keramik Maiolica ini dibuat oleh seniman Francesco Xanto Avelli, pada tahun 1537 dan ditemukan secara kebetulan.
Xanto Avelli lahir di Italia pada sekitar tahun 1486. Tidak ada yang mengetahui asal-usulnya, pendidikan atau sejarah di tahun-tahun awalnya. Ia diperkirakan bekerja di Urbino sejak tahun 1522 dan bukti arsip mencatat dia bekerja di sana pada tahun 1530.
“Saya telah menunggu 30 tahun untuk melihat piring dengan kualitas seperti ini. Kami memiliki peminat dari seluruh dunia, dan banyak kolektor terbang ke Edinburgh untuk mengikuti lelangnya, serta saluran telepon kami sibuk menerima penawaran.” tutur Celia Curnow, konsultan keramik Lyon & Turnbull yang menjual piring tersebut, yang dikutip Mail Online.
Maoilica adalah jenis keramik yang dilapisi dengan oksida metalik yang cerah. Selama periode Renaisans jenis ini dibuat secara luas di Italia.

Tradisi Kuno Kazakstan Dengan Menerbangkan Pemangsa Udara..


Eagles soar when an ancient tradition comes to life

 
Shamil Zhumatov / Reuters
A hunter releases his tamed golden eagle during an annual hunting 
competition outside Almaty, Kazakhstan Dec. 9, 2011.
 
Shamil Zhumatov / Reuters
A hunter with his tame golden eagle sits on a stage during an annual hunting competition outside Almaty, Kazakhstan on Dec. 9, 2011.
I would love to see these eagles in person. What beautiful creatures.
These hunters are continuing their country's ancient tradition that originated in using eagles to hunt for food. According to the BBC, the Kazakhstan government has been encouraging these eagle hunting competitions actually as a way to help the falcon population, which was facing extinction. The audience the golden eagles attract helps fund a falcon conservation center.
  
Shamil Zhumatov / Reuters
A tame golden eagle is seen during an annual hunting competition outside 
Almaty, Kazakhstan on Dec. 9.
 
A hunter releases his tame golden eagle during an annual hunting competition outside Almaty, Kazakhstan Dec. 9.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...